Qualcomm merosot 8,5 persen setelah memproyeksikan pendapatan dan laba kuartal kedua di bawah perkiraan.
Indeks volatilitas CBOE, yang dikenal sebagai indikator yang mengukur kewaspadaan di Wall Street, sempat mencapai level tertinggi dalam lebih dari dua bulan.
Saat para trader mengurangi eksposur ke saham AI yang mahal, rotasi pasar ke saham yang relatif lebih murah semakin menguat dalam beberapa hari terakhir.
Saham Estee Lauder anjlok 19 persen setelah pemilik merek Clinique itu memproyeksikan kinerja tahunan di bawah estimasi. Perusahaan fesyen Tapestry naik 10 persen setelah menaikkan proyeksi laba tahunan, sementara Hershey naik 9 persen berkat proyeksi laba tahunan yang lebih baik dari perkiraan.
Jumlah warga Amerika Serikat (AS) yang mengajukan klaim pengangguran baru meningkat lebih besar dari perkiraan pada pekan yang berakhir 31 Januari, sementara lowongan kerja turun ke level terendah dalam lebih dari lima tahun pada Desember.
Jumlah saham yang turun melampaui yang naik di S&P 500 dengan rasio 1,8 banding 1.
S&P 500 mencatat 44 saham yang mencetak rekor tertinggi baru dan 10 terendah baru, sementara Nasdaq mencatat 113 tertinggi baru dan 425 terendah baru.
(NIA DEVIYANA)