sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Ditutup Melemah Tertekan Aksi Jual, The Fed Diproyeksi Naikkan Suku Bunga

Market news editor Nia Deviyana
16/09/2026 06:10 WIB
Federal Reserve (The Fed) telah memulai rapat kebijakan moneter selama dua hari, yang akan berakhir pada Rabu dengan keputusan suku bunga.
Wall Street Ditutup Melemah Tertekan Aksi Jual, The Fed Diproyeksi Naikkan Suku Bunga. Foto: iNews Media Group.
Wall Street Ditutup Melemah Tertekan Aksi Jual, The Fed Diproyeksi Naikkan Suku Bunga. Foto: iNews Media Group.

Dari 11 sektor utama S&P 500, saham sektor consumer discretionary (.SPLRCD) mencatat penurunan persentase terbesar. Sementara itu, sektor energi yang terdorong kenaikan harga minyak mentah menguat 2,3 persen.

Saham Dave & Buster’s (PLAY.O) anjlok 19 persen setelah perusahaan melaporkan pendapatan kuartal kedua yang lebih rendah dari perkiraan.

Saham Waystar (WAY.O) naik 7,1 persen setelah Reuters melaporkan bahwa perusahaan perangkat lunak kesehatan tersebut tengah menjajaki sejumlah opsi, termasuk kemungkinan penjualan perusahaan.

Jumlah saham yang turun mengungguli saham yang naik dengan rasio 2,56 banding 1 di Bursa Efek New York (NYSE). Sebanyak 113 saham mencatat level tertinggi baru, sementara 673 saham mencatat level terendah baru di NYSE.

Di Nasdaq, sebanyak 1.439 saham menguat dan 3.356 saham melemah, sehingga saham yang turun mengungguli saham yang naik dengan rasio 2,33 banding 1.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement