IDXChannel - Wall Street ditutup lebih tinggi pada hari Selasa waktu setempat, meskipun indeks rata-rata berakhir jauh di bawah level tertinggi sesi, karena harga minyak masih tinggi di tengah serangan AS-Israel yang sedang berlangsung terhadap Iran.
Dilansir dari laman Investing Rabu (18/3/2026), para pelaku pasar menantikan sejumlah keputusan suku bunga bank sentral pada pekan ini (termasuk Federal Reserve) untuk mendapatkan petunjuk tentang bagaimana para pembuat kebijakan berencana mengatasi guncangan inflasi akibat kenaikan harga minyak.
Indeks acuan S&P 500 naik 0,3 persen menjadi 6.717,19 poin, sedikit menurun dari kenaikan hingga 0,8 persen. Indeks NASDAQ Composite yang didominasi saham teknologi naik 0,5 persen menjadi 22.479,53 poin.
Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average yang didominasi saham blue-chip naik 0,1 persen menjadi 46.993,87 poin.
Indeks utama mencatatkan kenaikan yang solid pada hari Senin, dibantu oleh peningkatan saham teknologi dari Nvidia (NASDAQ:NVDA) dan penurunan harga minyak.