AALI
9650
ABBA
226
ABDA
0
ABMM
2370
ACES
790
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7275
ADHI
820
ADMF
8075
ADMG
176
ADRO
2950
AGAR
324
AGII
2090
AGRO
725
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1055
AKSI
294
ALDO
835
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.61
-0.34%
-1.85
IHSG
6996.46
-0.28%
-19.60
LQ45
1007.64
-0.31%
-3.10
HSI
22418.97
0.85%
+189.45
N225
27049.47
0.66%
+178.20
NYSE
0.00
-100%
-14811.55
Kurs
HKD/IDR 1,888
USD/IDR 14,835
Emas
871,303 / gram

Wall Street Melejit Jelang Kesaksian Gubernur the Fed di Kongres AS

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Kamis, 23 Juni 2022 21:41 WIB
Tiga indeks utama Wall Street dibuka menguat pada perdagangan Kamis (23/6/2022) menjelang kesaksian gubernur the Federal Reserve atau the Fed di Kongres AS.
Wall Street Melejit Jelang Kesaksian Gubernur the Fed di Kongres AS. (Foto: MNC Media)
Wall Street Melejit Jelang Kesaksian Gubernur the Fed di Kongres AS. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Tiga indeks utama Wall Street dibuka menguat pada perdagangan Kamis (23/6/2022). Hal ini tak lepas dari optimisme investor menjelang kesaksian gubernur the Federal Reserve atau the Fed di Kongres AS.

Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 0,29% di 30.570,33, S&P 500 (SPX) dibuka lebih tinggi sebesar 0,39% di 3.774,71, sedangkan Nasdaq Composite (IXIC) menguat 0,77% di 11.137,68.

Kenaikan hari ini terjadi menjelang pertemuan Gubernur Federal Reserve Jerome Powell di hadapan Kongres Amerika Serikat untuk memberikan pernyataan seputar kebijakan Fed yang akan diambil untuk menjinakkan inflasi.

Analis menilai kekhawatiran terjadinya resesi masih menjadi katalis utama pergerakan saham di AS.  

"Perlambatan ekonomi akan datang," kata Michael Hewson, kepala analis pasar di CMC Markets, dilansir Reuters, Kamis (23/6/2022).

Sebelumnya Powell menggarisbawahi komiten bank sentral untuk memangkas inflasi dengan segala cara dan menyatakan bahwa resesi bisa saja terjadi. Pernyataan bos Fed dalam kesaksian di hadapan Komite Perbankan Senat AS pada Rabu (22/6) itu dinilai akan semakin meningkatkan permintaan dolar.

"Jika kita melihat data, saya pikir kemungkinan terburuknya adalah resesi ringan," pungkas Spencer. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD