AALI
10000
ABBA
226
ABDA
7050
ABMM
850
ACES
1450
ACST
256
ACST-R
0
ADES
1645
ADHI
1060
ADMF
8025
ADMG
161
ADRO
1200
AGAR
420
AGII
1040
AGRO
865
AGRO-R
0
AGRS
510
AHAP
69
AIMS
490
AIMS-W
0
AISA
250
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3170
AKSI
720
ALDO
825
ALKA
236
ALMI
242
ALTO
326
Market Watch
Last updated : 2021/05/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
461.96
-0.19%
-0.89
IHSG
5834.39
0.01%
+0.53
LQ45
868.39
-0.13%
-1.11
HSI
28593.81
1.42%
+399.72
N225
28406.84
2.09%
+582.01
NYSE
16422.96
0.05%
+7.60
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,270
Emas
857,957 / gram

Wall Street Melonjak, Indeks Dow dan S&P Cetak Rekor Tertinggi

MARKET NEWS
Okezone
Jum'at, 16 April 2021 09:22 WIB
Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 305,10 poin atau 0,90%, menjadi ditutup di 34.035,99 poin.
Wall Street Melonjak, Indeks Dow dan S&P Cetak Rekor Tertinggi (FOTO:MNC Media)

IDXChannel -  Wall Street melesat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), dengan Indeks Dow Jones ditutup di atas 34.000 poin untuk pertama kalinya ketika indeks saham blue-chips itu dan Indeks S&P 500 membukukan rekor tertinggi baru terangkat reli saham teknologi yang dipicu penurunan imbal hasil obligasi dan penjualan ritel AS yang kuat untuk Maret. 

Dilansir dari Antara, Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 305,10 poin atau 0,90%, menjadi ditutup di 34.035,99 poin. Indeks S&P 500 terangkat 45,76 poin atau 1,11% menjadi 4.170,42 poin, rekor penutupan baru. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 180,92 poin atau 1,31% menjadi berakhir di 14.038,76 poin. 

S&P 500 mencetak penutupan tertinggi kedua minggu ini, dan Indeks Dow Jones melampaui puncak sebelumnya pada 9 April. Indeks Komposit Nasdaq ditutup di atas 14.000 untuk pertama kalinya sejak 16 Februari dan sekarang kurang 1,0% dari rekor tertinggi 12 Februari. 

Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor real estat dan teknologi masing-masing menguat 1,95% dan 1,79%, memimpin kenaikan. Sementara sektor energi kehilangan 0,88%, menjadi kelompok dengan kinerja terburuk. 

Sektor teknologi informasi S&P juga mencapai titik tertinggi sepanjang masa. Acuan dan indeks jasa-jasa komunikasi didukung oleh nama-nama teknologi besar, termasuk Apple Inc, Microsoft Corp dan Facebook Inc , yang naik antara 1,5% hingga 1,9%. 

"Meskipun valuasinya cukup tinggi, Anda memiliki banyak keyakinan bahwa raksasa teknologi besar akan terus mampu memberikan arus kas yang cukup untuk membenarkan penilaian tersebut," kata Analis Pasar Modal T Rowe Price Associates, Tim Murray. 

Membantu menarik uang tunai untuk saham-saham ternama tersebut adalah fakta imbal hasil obligasi pemerintah, setelah melonjak ke atas pada akhir Maret, telah mundur karena investor semakin menerima jaminan Federal Reserve untuk mempertahankan kebijakan moneter yang akomodatif meskipun terjadi inflasi yang lebih tinggi. 

Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan, turun di bawah 1,6% untuk pertama kalinya sejak 25 Maret. 

Sentimen yang memperkuat lebih lanjut adalah lonjakan penjualan ritel AS pada Maret ketika warga Amerika menerima bantuan langsung tunai pandemi tambahan dari pemerintah. Klaim pengangguran juga turun lebih besar dari yang diperkirakan menjadi 576.000 pekan lalu, level terendah satu tahun. 

"Untuk ekuitas AS, itu keduanya terbaik di dunia, karena kami memiliki obligasi 10-tahun yang turun tetapi kami juga memiliki data ekonomi yang baik. Itulah yang ingin Anda lihat," kata Murray dari T Rowe's.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD