Chief Executive Officer Falcon Wealth Planning, Gabriel Shahin mengatakan, pelaku pasar memanfaatkan koreksi sebelumnya menjadi peluang akumulasi. Dia menilai, fundamental ekonomi masih solid di tengah gejolak geopolitik.
“Banyak investor melihat koreksi kemarin sebagai diskon. Jika mengabaikan sentimen berita, tidak ada yang salah secara fundamental dengan bisnis maupun ekonomi secara keseluruhan,” ujarnya dikutip dari Reuters.
Senada, Head of Economic and Market Strategy ClearBridge Investments, Jeff Schulze mengatakan, penguatan pasar didorong kombinasi awal musim laporan keuangan yang positif serta harapan meredanya konflik. Menurutnya, kondisi ini menjadi katalis penting bagi pasar.
“Pasar jarang menunggu kepastian penuh. Risiko mulai menurun dan arah pergerakan yang paling mungkin saat ini adalah naik,” ujarnya.
Dari sisi sektoral, indeks teknologi S&P 500 memimpin penguatan dengan kenaikan 2,08 persen, didukung lonjakan indeks perangkat lunak dan jasa sebesar 4,3 persen. Sebaliknya, sektor material turun 1,3 persen dan industri melemah 1,24 persen.