IDXChannel - Saham-saham Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Rabu (4/11/2026) seiring investor menilai kemenangan besar Partai Demokrat dalam pemilu paruh waktu AS berpotensi membatasi ruang gerak pemerintahan Donald Trump untuk menerapkan perubahan kebijakan secara drastis.
Melansir Reuters, Indeks Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 997,76 poin atau 1,93 persen saat pembukaan ke level 52.784,48. Indeks S&P 500 (.SPX) menguat 86,51 poin atau 1,14 persen ke level 7.655,43, sementara indeks Nasdaq Composite (.IXIC) naik 271,36 poin atau 1,07 persen ke posisi 25.643,36 pada bel pembukaan perdagangan.
Partai Demokrat berhasil menguasai Senat dan House of Representatives (DPR AS), dengan mencatatkan kemenangan mengejutkan di sejumlah wilayah basis Partai Republik untuk pertama kalinya dalam beberapa generasi. Hasil tersebut mencerminkan gelombang penolakan pemilih terhadap Presiden Donald Trump.
Prospek minimnya perubahan legislasi besar-besaran di bawah pemerintahan yang terbelah di Washington mendorong penguatan saham-saham teknologi berkapitalisasi besar. Namun, kekhawatiran terhadap regulasi AI yang lebih ketat membebani saham-saham operator pusat data.
“Investor dapat menyimpulkan bahwa Washington secara struktural masih memiliki keterbatasan, sehingga membatasi peluang terjadinya perubahan drastis dalam prospek ekonomi,” kata ekonom senior AS di Allianz Global Investors, Liam Wash.
Perdagangan saham AI belakangan mendapat tekanan seiring meningkatnya kehati-hatian investor terhadap lonjakan belanja AI perusahaan-perusahaan teknologi besar (Big Tech), sementara bukti mengenai tingkat pengembalian investasi yang memadai masih terbatas.
(NIA DEVIYANA)