sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ongkos Transportasi Habiskan 30 Persen UMR, Pengembangan Transportasi Publik Jadi Sorotan

Economics editor Mei Sada
05/11/2026 00:02 WIB
Di sejumlah daerah, pengeluaran untuk transportasi bahkan disebut dapat mencapai 20 persen hingga 30 persen dari upah minimum regional (UMR).
Ongkos Transportasi Habiskan 30 Persen UMR, Pengembangan Transportasi Publik Jadi Sorotan. (Foto: Mei Sada/iNews Media Group)
Ongkos Transportasi Habiskan 30 Persen UMR, Pengembangan Transportasi Publik Jadi Sorotan. (Foto: Mei Sada/iNews Media Group)

IDXChannel - Biaya untuk bepergian dari rumah ke tempat kerja atau menjalankan aktivitas sehari-hari ternyata cukup besar menggerus penghasilan masyarakat. 

Di sejumlah daerah, pengeluaran untuk transportasi bahkan disebut dapat mencapai 20 persen hingga 30 persen dari upah minimum regional (UMR).

Direktur Eksekutif ViriyaENB, Susanti Sitorus, menyoroti persoalan tersebut dalam peluncuran platform E-Bus Hub di Jakarta, Rabu (4/11/2026). 

Menurutnya, ketergantungan masyarakat pada kendaraan pribadi, terutama sepeda motor, turut menunjukkan pentingnya pengembangan transportasi publik yang terintegrasi dan mudah diakses.

Susanti mengungkapkan, banyak daerah di Indonesia yang belum memiliki sistem transportasi publik terpadu. Akibatnya, masyarakat masih sangat bergantung pada kendaraan pribadi untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement