sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wibowo Group Gelar Tender Offer Saham MBSS, Patok Harga Rp2.915 per Saham

Market news editor Desi Angriani
11/09/2026 09:05 WIB
Wibowo Group melaksanakan tender offer wajib atas 306,3 juta saham Mitrabahtera Segara usai menuntaskan proses akuisisi.
Wibowo Group Gelar Tender Offer Saham MBSS, Patok Harga Rp2.915 per Saham (Foto: dok MBSS)
Wibowo Group Gelar Tender Offer Saham MBSS, Patok Harga Rp2.915 per Saham (Foto: dok MBSS)

IDXChannel - PT Wibowo Group Capital akan melaksanakan tender offer wajib atas 306,3 juta saham atau setara 17,5 persen saham PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) yang masih dimiliki publik.

Tender offer tersebut ditetapkan dengan harga Rp2.915 per saham, sehingga nilai maksimal pembelian saham dalam aksi korporasi tersebut mencapai sekitar Rp892,7 miliar.

Tender offer ini dilakukan setelah Wibowo Group Capital mengakuisisi 82,5 persen saham MBSS dari PT Galley Adhika Arnawama pada Juli 2026. Akuisisi tersebut bernilai sekitar Rp4,2 triliun atau setara Rp2.914,25 per saham.

Dengan demikian, harga tender offer Rp2.915 per saham sedikit lebih tinggi dibandingkan harga akuisisi saham pengendali MBSS.

Harga penawaran itu juga berada di atas rata-rata harga tertinggi harian saham MBSS selama 90 hari sebelum pengumuman pengambilalihan, yakni Rp2.553,1 per saham.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, periode tender offer wajib berlangsung pada 9 September sampai dengan 8 Oktober 2026. Sementara itu, pembayaran kepada pemegang saham yang menerima penawaran dijadwalkan pada 15 Oktober 2026.

Wibowo Group Capital menyatakan tidak memiliki rencana untuk melakukan delisting maupun go private terhadap MBSS setelah pelaksanaan tender offer wajib.

Adapun pengambilalihan MBSS dilakukan sebagai bagian dari strategi Wibowo Group Capital untuk memperkuat posisi di sektor integrated sea logistics.

Pengendali baru ini diketahui memiliki investasi pada salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pembangunan dan perawatan berbagai jenis kapal.

Wibowo Group Capital melihat industri jasa logistik maritim dan pengangkutan nasional masih memiliki prospek pertumbuhan positif seiring dengan meningkatnya kebutuhan distribusi energi dan komoditas curah di Indonesia maupun pasar ekspor.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement