Penambahan lini bisnis ini ditujukan untuk memperluas cakupan usaha WIFI sekaligus memungkinkan perseroan menyediakan layanan yang lebih terintegrasi dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi.
Dalam rencana tersebut, WIFI akan menyasar pelanggan business-to-business (B2B) yang membutuhkan pembangunan jaringan di berbagai lokasi atau multi-site maupun wilayah dengan kebutuhan konektivitas tinggi.
Rencana penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 42206 tersebut akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 11 September 2026.
(Dhera Arizona)