sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

WSKT Rampungkan Restrukturisasi Utang Obligasi, Suspensi Saham Berpeluang Dicabut

Market news editor Iqbal Dwi Purnama
04/09/2026 11:49 WIB
Waskita (WSKT) merampungkan restrukturisasi utang obligasi yang disetujui melalui Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) pada Kamis (3/9/2026).
WSKT Rampungkan Restrukturisasi Utang Obligasi, Suspensi Saham Berpeluang Dicabut. (Foto: Iqbal Dwi Purnama/iNews Media Group)
WSKT Rampungkan Restrukturisasi Utang Obligasi, Suspensi Saham Berpeluang Dicabut. (Foto: Iqbal Dwi Purnama/iNews Media Group)

Kewajiban atas pajak past due pun telah diselesaikan 100 persen. Dengan begitu per 2024 Waskita Karya tidak lagi memiliki utang pajak past due, sehingga menambah kepercayaan para pemangku kepentingan atau stakeholders.

Dari sisi kinerja keuangan, Waskita mencatat pendapatan usaha sebesar Rp4,92 triliun secara year on year (yoy) pada semester pertama tahun ini. Nilai tersebut melesat 58,49 persen dari periode sama 2025 yang hanya Rp3,1 triliun.

"Peningkatan pendapatan didorong oleh produksi dari proyek Sekolah Rakyat (SR) dan jaringan irigasi dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Pencapaian ini turut membuktikan restrukturisasi finansial berjalan seiring perbaikan kinerja operasional," jelasnya.

Sejalan dengan itu, Wiwi Suprihatno menambahkan perseroan saat ini juga tengah mengerjakan sejumlah proyek strategis. Tidak hanya SR atau jaringan irigasi, tapi juga bendungan, rumah sakit, LRT Jakarta Fase 1B, hingga Bandara Internasional Presidente Nicolau Lobato di Timor Leste.

Wiwi menyebutkan, Nilai Kontrak Baru (NKB) yang terkumpul sampai Juni 2026 menembus Rp5,1 triliun. Perolehan itu didominasi oleh pekerjaan konektivitas sebanyak 45,6 persen, lalu disusul infrastruktur air sebesar 21,7 persen.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement