Untuk perkiraan modal investasi awal serta modal bisnis ternak sapi adalah sebagai berikut.
- Beli sapi 5 ekor = Rp10 juta * 5 = Rp50 juta
- Sewa lahan untuk ternak = Rp4 juta per tahun
- Biaya membuat kandang sapi = Rp7 juta
- Perlengkapan kandang dan perawatan sapi = Rp1,5 juta
Dari perincian biaya tersebut, modal awal agar bisa memulai bisnis ternak sapi paling tidak adalah sekitar Rp62,5 juta. Perkiraan biaya ini tentu bisa saja lebih besar atau lebih kecil tergantung dari jumlah sapi yang kamu beli di awal.
Selain itu, tergantung dari biaya sewa lahan untuk kandang, ongkos membuat kandang, serta berbagai perlengkapannya seperti tempat makan, pembersih, timba air, selang, dan sebagainya, modal investasi awal bisnis ini juga bisa bervariasi. Tentunya, Anda perlu menyesuaikan modal awal tersebut dengan kondisi keuangan dan sesuaikan dengan ketersediaan dana saat ini.
Di samping itu, selain modal awal tersebut, ada pula biaya operasional untuk menjalankan bisnis ternak sapi. Biaya ini termasuk biaya penggemukan sapi dan juga perawatannya. Berikut adalah rincian biaya operasional bisnis sapi tiap bulannya.
- Makanan tambahan sejumlah Rp15 ribu per hari atau Rp450 ribu per bulan
- Konsentrat sejumlah Rp100 ribu per hari atau Rp3 juta per bulan
- Vaksinasi sejumlah Rp15 ribu per hari atau Rp450 ribu per bulan
- Vitamin sejumlah Rp20 ribu per hari atau Rp600 ribu per bulan
- Biaya obat sejumlah Rp20 ribu per hari atau Rp600 ribu per bulan
- Biaya bensin, listrik, air, dan tagihan bulanan lain sejumlah Rp1 juta
- Biaya kawin sapi sekitar Rp150 ribu.
- Biaya lain sejumlah Rp300 ribu
Untuk biaya operasional, setiap bulan kamu setidaknya perlu menyiapkan dana sebesar Rp6,5 juta. Ditambah dengan biaya awal sebelumnya, maka perkiraan keseluruhan modal untuk memulai bisnis ternak hewan sapi adalah sekitar Rp68,75 juta. Nominal tersebut bisa lebih rendah atau lebih kecil tergantung dari skala bisnis dan jumlah sapi yang kamu beli sebagai bibitnya.