AALI
12000
ABBA
184
ABDA
6250
ABMM
3050
ACES
980
ACST
157
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
685
ADMF
8075
ADMG
179
ADRO
3100
AGAR
330
AGII
1970
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
62
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1020
AKSI
350
ALDO
905
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
206
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20171.27
0.29%
+59.17
N225
26677.80
-0.26%
-70.34
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

Biar Gak Boncos, Yuk Kenali Aturan 50/30/20 untuk Atur Keuangan

MILENOMIC
Shelma Rachmahyanti
Minggu, 15 Mei 2022 04:00 WIB
Berikut peraturan 50/30/20 dalam mengelola anggaran pengeluaran dan tabungan.
Biar Gak Boncos, Yuk Kenali Aturan 50/30/20 untuk Atur Keuangan (Dok.MNC)
Biar Gak Boncos, Yuk Kenali Aturan 50/30/20 untuk Atur Keuangan (Dok.MNC)

IDXChannel – Apa itu peraturan 50/30/20 dalam anggaran pengeluaran dan tabungan akan diulas dalam artikel ini. Prinsip 50/30/20 bisa digunakan untuk membantu mengatur keuangan bulanan Anda.

Prinsip 50/20/30 dipopulerkan oleh Senator Elizabeth Warren dan putrinya, dalam buku “All Your Worth: The Ultimate Lifetime Money Plan”.

Aturan dasar ini bertujuan untuk membagi pendapatan setelah pajak, mengalokasikan 50% untuk kebutuhan, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan.

Berikut peraturan 50/30/20 dalam anggaran pengeluaran dan tabungan seperti dilansir simulasikredit, Jakarta, Sabtu (14/5/2022):

1. Hitung Penghasilan Setelah Pajak

Penghasilan setelah pajak merupakan sisa gaji setelah membayar pajak. Misalnya seperti pajak daerah, pajak penghasilan, jaminan sosial, dan lain sebagainya.

2. Batasi Kebutuhan hingga 50% dari Penghasilan Setelah Pajak

Anda harus menghitung berapa banyak uang yang dihabiskan untuk kebutuhan setiap bulannya. Misalnya seperti untuk makanan, tempat tinggal, asuransi kesehatan, dan kendaraan termasuk ke dalam kebutuhan.

3. Batasi Keinginan hingga 30%

Keinginan bukan termasuk pemborosan. Di mana, keinginan juga akan memberikan kenyamanan dasar dalam kehidupan.

Misalnya seperti paket internet super cepat, saluran TV kabel, perbaikan/modifikasi kendaraan, dan lain-lain.

4. Sisihkan 20% untuk Menabung dan Bayar Cicilan/Utang

Sisihkan 20% dari pendapatan setelah pajak untuk membayar utang dan menabung. Jika Anda memiliki saldo kartu kredit, pembayaran minimum termasuk ke dalam kebutuhan dengan hitungan 50%.

Sementara, tambahan apapun dalam pembayaran utang masuk ke kategori 20%. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD