AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Bingung Cara Mengelola Penghasilan di Bawah 10 Juta Per Bulan? Begini Tipsnya

MILENOMIC
Shifa Nurhaliza
Rabu, 15 Desember 2021 09:21 WIB
Mengelola penghasilan di bawah Rp10 juta per bulan yang tepat akan membuat pola keuangan Anda menjadi senggang dan dapat disishkan untuk menabung.
Bingung Cara Mengelola Penghasilan di Bawah 10 Juta Per Bulan? Begini Tipsnya. (Foto: Mengelola Penghasilan di Bawah 10 Juta)
Bingung Cara Mengelola Penghasilan di Bawah 10 Juta Per Bulan? Begini Tipsnya. (Foto: Mengelola Penghasilan di Bawah 10 Juta)

1. Buat Catatan Anggaran Pengeluaran Sesuai Kebutuhan Sehari-hari
Cara pertama untuk mengelola penghasilan di bawah 10 juta rupiah per bulan yaitu buatlah daftar pengeluaran setiap bulannya secara menyeluruh. Mulai dari rincian pengeluaran uang sewa, tagihan listrik, makanan, transportasi, hingga kebutuhan lainnya. Dengan membuat catatan daftar biaya pengeluaran secara rutin, maka Anda dapat memperkirakan berapa jumlah uang yang akan dikeluarkan setiap bulannya agar tidak overbudget.

2. Sisihkan untuk Pos Pembayaran Utang
Dengan gaji di bawah 10 juta rupiah per bulan, Anda tetap bisa mulai mencicil rumah yang sesuai dengan rasio utang. Contoh yakni cicilan rumah dengan rasio utang sebesar 30 samapi 35 persen dari penghasilan setiap bulannya. Alokasikan uang Anda untuk membayar cicilan rumah maksimal 3 juta rupiah per bulannya. Kredit rumah ini tentunya merupakan hutang jangka panjang, sekitar 8 hingga 15 tahun. 

3. Alokasikan Gaji untuk Investasi
Mengelola penghasilan di bawah Rp10 juta per bulan sangat bisa dimanfaatkan untuk berinvestasi. Dengan gaji tersebut, Anda bisa menginvestasikan gaji tersebut pada instrumen investasi seperti reksadana, obligasi, saham atau pasar uang. 

4. Alokasi Cost Living.
Jika Anda belum menikah, maksimalkan penghasilan Anda sebesar 30% hingga 50% untuk menabung dan untuk kebutuhan Anda sehari-hari. Jika sudah menikah, maksimakan penghasilan Anda sekitar 70% untuk urusan rumah tangga dan tabungan anak hingga berinvestasi. (SNP)

Halaman : 1 2 Tampilkan semua
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD