Tips Sukses Memulai Bisnis Fotografi
▪ Belajar
Tentunya sebelum memperhitungkan modal membuka usaha fotografi, Anda perlu memiliki kemampuan fotografi. Semua itu bisa dipelajari asalkan anda mau belajar.
▪ Membentuk Tim
Dalam membentuk bisnis fotografi, Adna perlu merekrut karyawan untuk meringankan tugas dan beban pekerjaan anda. Seperti karyawan untuk membantu membuat konsep tema foto, pengarah gaya, penata busana dan tata rias dan lainnya.
▪ Biaya Investasi
Lalu apa saja perhitungan biaya investasi yang diperlukan dalam membuka usaha fotografi. Berikut rinciannya :
- Kamera DSLR beserta lensa tambahan Rp 13 juta
- Lampu Blitz, Tripod, payung harga Rp 4 juta
- Pembuatan Website jasa fotografer Rp 1 juta
- Brosur, spanduk dan papan nama Rp 2 juta
Total biaya investasi sebesar Rp 20 juta.
▪ Biaya Operasional
- Gaji karyawan untuk 2 orang Rp 2 juta
- Biaya Promosi Rp 1 juta
Total biaya operasional per bulan sebesar Rp 3 juta.
Omset Perbulan Usaha Jasa Fotografer Profesional
Lalu berasa omset perbulan usaha fotografer. Kita hitung bila Anda mendapatkan orderan 4 paket acara sesi foto prewedding dengan harga jasa per paket sebesar Rp2 juta maka keuntungan yang didapatkan sebesar Rp6 juta perbulan (Rp2 juta x 4).
Apabila ada pesanan jasa fotografer 4 pesta pernikahan dalam sebulan maka omset sekitar Rp4 juta. Biaya jasa fotografer profesional bagi pesta pernikahan dipatok sebesar Rp1 juta.
Karenanya bisa dipastikan, total keuntungan kotor yang didapatkan dari usaha jasa fotografer profesional sebesar Rp10 juta per bulan. Dikurangi biaya operasional usaha, omset bersih sebesar Rp7 juta perbulan.
Itulah modal membuka usaha fotografi beserta keuntungannya. Apakah tertarik membuka bisnis jasa ini.