Sehingga dinilai menarik bagi konsumen yang sensitif terhadap harga, terutama di negara berkembang. “Wilayah utama kami adalah Amerika Latin. Sedikit lebih dari setengah seluruh bisnis kami berlokasi di sana,” ujarnya.
Dia menambahkan bahwa model bisnis inDrive lebih cocok bagi konsumen yang ingin memiliki kendali lebih terhadap biaya perjalanan.
“Kami lebih cocok untuk orang-orang yang ingin mengendalikan segala sesuatu. Orang-orang yang menganggap menabung sangat penting, yang menghargai setiap sen. Karena alasan inilah, kami memulai di negara-negara berkembang,” kata Tomsky.
inDrive juga memiliki salah satu pusat operasional karyawan terbesarnya di Kazakhstan. Tomsky, yang lahir di Rusia, melepas kewarganegaraan Rusia pada 2024 dan kini telah menjadi warga negara Kazakhstan.
Sejak diluncurkan pada 2013, aplikasi ride-hailing inDrive telah diunduh lebih dari 400 juta kali secara global.
(Nasywa Salsabila)