“Hal ini bisa mencerminkan kombinasi bahwa memang ada kebutuhan untuk dibantu saat krisis, peningkatan awareness, peningkatan akses yang selama ini tidak ada menjadi ada dan bisa diakses dengan mudah. Dan dengan sistem bantuannya yang anonim, kemungkinan besar ini stigmanya sudah menurun,” pungkas dia.
(Nadya Kurnia)