AALI
9800
ABBA
284
ABDA
6250
ABMM
1365
ACES
1200
ACST
185
ACST-R
0
ADES
3310
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
177
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1430
AGRO
1260
AGRO-R
0
AGRS
151
AHAP
67
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1090
AKRA
730
AKSI
685
ALDO
1355
ALKA
300
ALMI
282
ALTO
268
Market Watch
Last updated : 2022/01/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.28
0.93%
+4.69
IHSG
6600.82
0.5%
+32.65
LQ45
946.86
0.8%
+7.52
HSI
24289.90
0.19%
+46.29
N225
27011.33
-0.44%
-120.01
NYSE
0.00
-100%
-16413.97
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,325
Emas
849,695 / gram

Permudah Warga Jabar Cari Kerja di Luar Negeri, Ridwan Kamil Luncurkan JMSC

MILENOMIC
Agung Bakti Sarasa
Selasa, 21 Desember 2021 17:44 WIB
Gubernur Ridwan Kamil meluncurkan aplikasi Jabar Migrant Service Center (JMSC) untuk mempermudah warga Jabar dalam mencari pekerjaan di luar negeri.
Permudah Warga Jabar Cari Kerja di Luar Negeri, Ridwan Kamil Luncurkan JMSC (Dok.MNC Media)
Permudah Warga Jabar Cari Kerja di Luar Negeri, Ridwan Kamil Luncurkan JMSC (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meluncurkan aplikasi Jabar Migrant Service Center (JMSC) untuk mempermudah warganya dalam mencari pekerjaan di luar negeri.

JMSC memberikan pelayanan lengkap terkait kebutuhan pekerja dan calon pekerja migran, mulai dari informasi pekerjaan di luar negeri, data pekerja migran yang berbasis desa, hingga pelatihan dan informasi kebutuhan pekerja migran yang dibutuhkan oleh user di luar negeri. 

Kang Emil, sapaan akrab Gubernur mengatakan, saat ini, pekerjaan tidak lagi mengenal batas negara. Semua penduduk yang memiliki kemampuan, terutama bahasa Inggris bisa mengakses peluang kerja di luar negeri. 

Dia menyebutkan, peluang kerja di luar negeri begitu beragam, tidak hanya menjadi pekerja migran seperti perawat, pembantu rumah tangga, dan pengurus lansia. 

"Ada kebutuhan lowongan pekerjaan besar di bidang 4.0. Ada web develover, web designer, ada data grafis dan lain-lain," sebut Kang Emil saat peluncuran JMSC di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (21/12/2021). 

Oleh karenanya, peluang tersebut disikapinya dengan meluncurkan JMSC. Dengan aplikasi JMSC, kata Kang Emil, warga Jabar yang tengah mencari lowongan pekerjaan di luar negeri bisa mendapatkan layanan dan informasi yang valid. 

"Mudah-mudahan (JMSC) ini disambut dengan baik bahwa menaklukkan dunia dengan pekerjaan kita," katanya. 
 
Kehadiran JMSC pun menurutnya menjadikan informasi lowongan pekerjaan di luar negeri lebih sistematis. JMSC juga memfasilitasi pengaduan hingga navigasi tempat pelatihan yang bisa diakses oleh calon pekerja. 

"Selama ini, proses komunikasi dari mana info pekerjaan itu dari mulut ke mulut, tidak sistematis, ada komplain juga dari mulut ke mulut. Sekarang, dengan adanya aplikasi ini, mulai dari lowongan pekerjaan di negara mana, latihan skill-nya dimana, mengurus paspor administrasinya gimana, semua ngumpul di satu aplikasi," tutur Kang Emil. 

Kang Emil pun memastikan bahwa JMSC adalah inovasi yang menggabungkan layanan informasi sekaligus perlindungan bagi para pekerja migran di luar negeri, termasuk calon pekerja yang tengah mencari peluang kerja. 

"Jangan ada kejadian pekerja migran yang ada kendala, masalah, tahunya dari media, telat gitu, ya udah mau dihukum. (JMSC) Salah satu upaya supaya tidak terulang lagi," kata Kang Emil. 

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar, Taufik R Garsadi mengatakan, JMSC merupakan layanan berbasis elektronik dan dapat dimanfaatkan atau digunakan oleh masyarakat dan seluruh stakeholder pemangku kepentingan untuk mempermudah pelayanan dan sinergitas serta navigasi, khususnya pekerja migran.

Menurut dia, pelindungan pekerja migran Indonesia merupakan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017. Selain itu, berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia asal Provinsi Jabar, harus dibentuk layanan terpadu satu atap atau Jabar Migrant Service Center.
 
Rencananya, ada beberapa kegiatan yang sedang dan akan dilaksanakan berkenaan dengan kegiatan sistem manajemen Jabar Migrant Service Center, di antaranya business plan dan business process. 

"Bersamaan dengan proses perumusan business plan ini, juga telah terselenggara sosialisasi JMSC ke berbagai perangkat daerah, perusahaan, dan organisasi," katanya. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD