AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Skincare Jadi Tren, Industri Kosmetik Kian Menjanjikan untuk Wirausaha Muda

MILENOMIC
Agung bakti sarasa
Sabtu, 30 Oktober 2021 07:12 WIB
Industri kosmetik tidak mengalami berdampak signifikan dari pandemi Covid-19.
Skincare Jadi Tren, Industri Kosmetik Kian Menjanjikan untuk Wirausaha Muda. (Foto: MNC Media)
Skincare Jadi Tren, Industri Kosmetik Kian Menjanjikan untuk Wirausaha Muda. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Industri kosmetik tidak mengalami berdampak signifikan dari pandemi Covid-19. Justru, bisnis ini kian meningkat di tengah trennya penggunaan skincare di masyarakat hingga membuatnya tumbuh begitu pesat.

Kondisi tersebut tentu menjadi ceruk pasar yang menjanjikan bagi masyarakat, khususnya anak-anak muda untuk terjun menjadi entrepreneur produk-produk skincare. Terlebih, pasar skincare kini masih sangat luas. 

Hal itu dikatakan pengusaha cantik asal Bandung, Rizky Ananda Musa seiring momentum Hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap tanggal 28 Oktober. Menurutnya, Sumpah Pemuda membawa arti penting bagi generasi muda Tanah Air. 

"Bagi saya, Sumpah Pemuda adalah momen dimana para pemuda di Indonesia harus bisa menciptakan sesuatu hal yang baru dan inovatif bagi masyarakat. Pemuda merupakan potensi negara sebagai armada dalam kemajuan bangsa," tutur Rizky di Bandung, Jumat (29/10/2021). 

Rizky mengatakan, peran pemuda sangat penting dalam mengisi pembangunan bangsa. Bahkan, anak muda saat ini banyak menduduki posisi penting di jajaran pemerintahan, salah satunya menteri pendidikan Nadiem Makariem yang masih berusia 37 tahun.

"Kalau anak muda ingin sukses dan bisa menciptakan lapangan kerja untuk banyak orang, menjadi entrepreneur bisa jadi salah satu jalan yang dipilih. Saya pun dengan menjadi entrepreuner bisa memberi pekerjaan pada banyak orang," paparnya.

Rizky sendiri memang sejak lama terjun berbisnis kosmetik. Tren skincare yang terus booming setiap tahunnya membuat Rizky yang membangun usahanya bersama sang suami sukses mengembangkan bisnis kosmetik hingga memiliki dua pabrik kosmetik. 

Menurut Rizky, booming-nya tren skincare tak lepas dari pengaruh globalisasi, seperti hadirnya trend artis asal Korea yang memiliki kulit putih dan mulus menjadi kiblat anak muda zaman sekarang. Tak heran, kata Rizky, sekarang banyak anak muda sangat memperhatikan perawatan kulit wajah dengan menggunakan produk asli Indonesia.

Rizky yang juga pemilik Skin Solution (Skinsol) Group ini berpesan kepada para anak muda Tanah Air untuk tetap semangat dan optimistis. Meski pandemi belum berakhir, namun generasi muda harus terus membangun bangsa dengan karya-karya serta tetap kuat menghadapi tantangan globalisasi saat ini.

Diketahui, belum lama ini, Skinsol Group berani membangun pabrik makloon skincare terbarunya di Jalan Ladar Kampung Sindang Sari, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat seiring semakin menggeliatnya industri kosmetik di Tanah Air. 

Di pabrik keduanya ini, Skinsol memproduksi beragam produk kosmetik, mulai dari facial wash, facial mask, toner, serum, hingga essence, dan lainnya. Skinsol pun memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin terjun berbisnis kosmetik dengan brand sendiri. 

"Pendirian pabrik ini untuk membantu serta memfasilitasi masyarakat yang ingin membuat brand kosmetik sendiri," ungkap Rizky Ananda Musa, owner PT Skinsol Kosmetik Industri, Senin (31/5/2021) lalu. 

Menurut Rizki, untuk memulai bisnis kosmetik tidak lah sulit. Bahkan, masyarakat bisa memulai bisnis tersebut dengan modal yang terbilang minim. Dengan modal minimal Rp30 juta saja, masyarakat bisa memulai memroduksi kosmetik dengan brand sendiri. 

"Nanti kita siapkan semuanya sampai tahap sertifikat halal dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), jadi konsumen tinggal fokus ke cara pemasaran produknya," kata Rizky seraya mengatakan, sedikitnya 140 brand skincare kini mempercayakan produksi produk kosmetiknya pada Skinsol. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD