AALI
11950
ABBA
189
ABDA
6250
ABMM
3230
ACES
1015
ACST
165
ACST-R
0
ADES
4800
ADHI
680
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
3190
AGAR
332
AGII
1925
AGRO
935
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
61
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
159
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1020
AKSI
234
ALDO
920
ALKA
298
ALMI
272
ALTO
199
Market Watch
Last updated : 2022/05/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
543.10
1.19%
+6.37
IHSG
6793.41
2.24%
+148.95
LQ45
1016.00
1.18%
+11.88
HSI
20644.28
0.2%
+41.76
N225
26911.20
0.94%
+251.45
NYSE
0.00
-100%
-15259.82
Kurs
HKD/IDR 1,869
USD/IDR 14,690
Emas
859,367 / gram

Teman Mau Pinjam Uang? Ikuti Tips Ini Biar Gak Boncos  

MILENOMIC
Bertold Ananda
Senin, 17 Januari 2022 20:20 WIB
Begini tips anti boncos saat menghadapi ada teman atau saudara yang mau pinjam uang.
Teman Mau Pinjam Uang? Ikuti Tips Ini Biar Gak Boncos   (Dok.MNC Media)
Teman Mau Pinjam Uang? Ikuti Tips Ini Biar Gak Boncos   (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Sebagian dari Anda mungkin pernah mengalami kondisi dimana tiba-tiba ada teman atau saudara minta tolong untuk meminjam uang. Kondisi seperti itu kadang juga bisa berisiko dapat membuat pertemanan retak serta merepotkan Anda sendiri saat uang yang dipinjam tak kunjung dikembalikan. 

Alih-alih meminjamkan uang kepada teman dengan harapan akan diganti, namun hal itu menuai hal yang sia-sia dan tidak diganti. Apalagi jika Anda memerlukan uang tersebut. Pastinya Anda akan terjebak dengan keputusan yang salah.  Lalu bagaimana cara meminjamkan yang ikhlas?

Berikut ini terdapat 5 tips yang dirangkum dari berbagai sumber, Senin (17/01/2022) mengenai 5 tips meminjamkan uang ke teman yang dapat membantu membuat proses lebih lancar meminimalkan risiko kehilangan dana yang Anda pinjam.

1. Meminjamkan seperlunya dan ikhlas

Secara umum, kebijaksanaan umum mengajarkan  bahwa Anda hanya boleh meminjamkan uang yang Anda mampu untuk dipinjamkan. Jangan maksakan diri mengeluarkan dana semuanya untuk keperluan pinjaman teman. Sebab perlu di ingat bahwa Anda sendiri juga punya kebutuhan.

Jadi alangkah baiknya bila kita menyediakan pinjaman seperlunya. Jika nanti  uang Anda tidak dibayarkan pun Anda tidak merasa sakit hati dan kesal. Sebab Anda secara alamiah sudah mengiklaskan. Hal itu juga berguna untuk meminimalisir potensi kerugian yang banyak


2. Dapatkan pinjaman secara tertulis

Apabila Anda tidak yakin pada teman yang memohon  peminjaman, maka tidak ada salahya apabila dibuat keputusan pinjaman secara tertulis. Caranya yakni dengan meminta peminjam untuk menandatangani surat perjanjian  hitam diatas putih.  

Surat perjanjian dapat Anda tulis dengan tangan, asalkan informasinya dinyatakan dengan jelas dan kedua belah pihak menandatangani serta memberi tanggal. Apabila dengan cara ini teman Anda menyetujuinya maka secara tidak languns  bahwa teman Anda serius untuk melunasi. Hal ini juga dapat melindungi di kemudian hari jika keadaan menjadi rumit dan uang pinjaman tidak dikembalikan pada perjanjian jatuh tempo.

Maka Jika Anda memutuskan untuk meminjamkan uang, bersiaplah secara finansial untuk kehilangan uang.
 

3. Spesifik Tentang Ketentuan Pembayaran

Untuk dapat  melindungi hubungan Anda dan teman, maka  penting untuk lakukan ini apabila teman ingin meminjam uang kepada Anda. Mekanisme caranya yang dapat dilakukan yakni membuat persyaratan secara tertulis dan memastikan semua pihak yang terlibat memiliki pemahaman yang jelas tentang perjanjian.

4. Tentukan tempo dan Jumlah uang yang Anda pinjam

Sebelum Anda memberikan pinjaman uang kepada teman ada baiknya Anda  membuat perjanjian terkait Jadwal pembayaran. Tidak hanya itu saja supaya lebih spesifik maka Anda juga patut tanyakan berapa kali pembayaran apabila teman Anda jika ingin mengangsur dan tentukan pula rencana pelunasan.

5. Dapatkan Pengacara untuk proteksi lebih

Apabila teman  meminjam uang kepada Anda dalam nominal yang besar maka pakailah jasa pengacara. Pasalnya melibatkan pengacara sejak awal memiliki banyak manfaat. Pertama Anda dapat menghilangkan beberapa dugaan, kedua, memastikan bahwa perjanjian tertulis/surat promes mengikat secara hukum, dan ketiga memastikan Anda memiliki perantara yang adil.

6. Selalu komunikasi

Menjaga jalur komunikasi tetap terbuka faktanya sangat penting . Jika terjadi suatu hal dalam masa perjanjian maka aturan tersebut perlu  perlu dikomunikasikan dengan jelas dan tepat waktu oleh kedua belah pihak. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD