Sementara Bibit Siklon Tropis 94S, kata Dwikorita, memiliki kecepatan angin maksimum 15 - 20 knots (28 - 37 km/jam), tekanan udara di pusat sistem sebesar 999.9 hPa, pergerakan ke arah timur-tenggara, dan peluang untuk menjadi Siklon Tropis pada kategori rendah dalam 24 jam ke depan.
Sedangkan Bibit Siklon Tropis 93P, kata Dwikorita, memiliki kecepatan angin maksimum 20 - 25 knots (37 - 46 km/jam), tekanan udara di pusat sistem sebesar 1003 hPa, pergerakan ke arah tenggara, dan peluang untuk menjadi Siklon Tropis pada kategori rendah dalam 24 jam ke depan.
Kendati ada fenomena alam tersebut, Dwikorita berkata, BMKG memprediksi potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/angin kencang pada sebagian wilayah Indonesia. Bahkan, kata Dwikorita, potensi hujan bisa terjadi hingga 18 Maret 2024.
Adapun wilayah yang diperkirakan akan dilanda hujan akibat fenomena alam ini sebagai berikut:
1. Bengkulu
2. Lampung
3. Banten
4. Jawa Barat
5. DKI Jakarta
6. Jawa Tengah
7. DI Yogyakarta
8. Jawa Timur
9. Bali
10. Nusa Tenggara Barat
11. Nusa Tenggara Timur
12. Kalimantan Tengah
13. Kalimantan Timur
14. Kalimantan Utara
15. Sulawesi Selatan
16. Maluku
17. Papua Barat
18. Papua
(NIY)