sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BEI Ungkap Kasus Pembobolan Akun Investor Masih Terjadi, Begini Modusnya

Market news editor Tangguh Yudha
07/11/2026 15:15 WIB
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan modus pembobolan akun investor yang tujuannya adalah menjual saham-saham berkualitas milik korban.
BEI Ungkap Kasus Pembobolan Akun Investor Masih Terjadi, Begini Modusnya. (Foto Istimewa)
BEI Ungkap Kasus Pembobolan Akun Investor Masih Terjadi, Begini Modusnya. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan modus pembobolan akun investor yang tujuannya adalah menjual saham-saham berkualitas milik korban, kemudian menggunakan uang hasil penjualan untuk membeli saham gorengan milik komplotan pelaku.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy mengatakan, kasus pembobolan akun investor masih banyak terjadi sepanjang 2025 hingga 2026. Aksi tersebut umumnya tidak dilakukan secara individual, melainkan melibatkan sejumlah orang yang bekerja sama untuk mengalihkan dana korban.

"Pembobolan akun nasabah yang mengakibatkan saham nasabah dijual, uangnya dipakai untuk membeli saham lain di mana ini sifatnya adalah komplotan, bukan individual," kata Irvan dalam acara Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026, Jakarta, Sabtu (7/11/2026).

"Jadi mereka membobol akun teman-teman, kemudian saham-saham yang bagus dijual, hasil penjualan dibeliin saham-saham yang kurang bagus, yang di mana di sisi sebelahnya adalah temannya dia, di mana uang itu akhirnya berpindah-pindah," katanya.

Menurut Irvan, pembobolan akun tersebut kerap terjadi akibat kelalaian investor dalam menjaga keamanan akses akun. Salah satunya karena investor tidak pernah mengganti kata sandi akun sekuritas sehingga mudah ditembus pelaku.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement