"Saya rasa ini sesuatu yang memang harus bisa kita mitigasi, termasuk mudah-mudahan tidak terlalu mengganggu penerbangan," ujarnya.
"Tapi pasti maskapai-maskapai juga akan menghitung kembali faktor keselamatan nomor satu, karena lintasannya kita tidak pernah bisa prediksi ya, namanya perang apalagi menggunakan misil, rudal jarak jauh," tuturnya.
Ia berharap ketegangan ini bisa segera berakhir secapatnya. Karena, ini akan mengakibatkan bukan hanya tragedi kemanusiaan saja. "Tapi juga akan menyebabkan berbagai tantangan yang berat di sektor ekonomi, termasuk energi dunia," katanya.
(kunthi fahmar sandy)