Aljazair mengatakan telah memberi duta besar UEA waktu 48 jam untuk mematuhi keputusan pemutusan hubungan.
Kementerian Luar Negeri UEA mengatakan bahwa mereka berharap keputusan tersebut bersifat sementara.
"UEA menyatakan harapan bahwa keputusan ini bersifat sementara, dan bekomitmen menjaga ikatan persaudaraan antara kedua negara bersaudara," katanya.
Aljazair di masa lalu menuduh Abu Dhabi berupaya untuk menggoyahkan negara-negara di Afrika Utara dan Sahel seperti Libya, Mali, dan Sudan.
UEA dituduh mendukung paramiliter RSF dalam perang saudara di Sudan, tuduhan yang dibantah negara Teluk itu.