sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Antisipasi Penularan, Kemenkes Percepat Imunisasi Kejar Campak-Rubella Jelang Libur Lebaran 2026

News editor Annastasya Rizqa
09/03/2026 12:30 WIB
Pada periode libur panjang, mobilitas masyarakat meningkat berbarengan dengan peningkatan kepadatan pengunjung di titik-titik tertentu.
Antisipasi Penularan, Kemenkes Percepat Imunisasi Kejar Campak-Rubella Jelang Libur Lebaran 2026. (Foto: Istimewa)
Antisipasi Penularan, Kemenkes Percepat Imunisasi Kejar Campak-Rubella Jelang Libur Lebaran 2026. (Foto: Istimewa)

“Tren kasus suspek campak meningkat pada Januari dan mulai menurun sepanjang Februari 2026. Hingga minggu ke-8 tahun ini tercatat lebih dari sepuluh ribu suspek campak. Pemerintah terus melakukan respons cepat untuk mencegah penularan yang lebih luas,” ujar dr. Andi Saguni dalam konferensi pers yang diselenggarakan secara daring pada Jumat (6/3/2026).

“Menjelang mudik Lebaran, mobilitas masyarakat akan meningkat dan potensi kerumunan lebih besar. Karena itu, masyarakat perlu tetap waspada terhadap penularan campak, terutama pada anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap,” tambahnya.

Sebagai langkah pengendalian, Kementerian Kesehatan mempercepat pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) dan Catch-up Campaign (imunisasi kejar) campak-rubella (MR) di wilayah terdampak maupun wilayah berisiko. Program ini dilaksanakan di 102 kabupaten/kota dengan sasaran utama anak usia 9–59 bulan selama Maret 2026. 

Pelayanan imunisasi dilakukan melalui berbagai titik layanan untuk menjangkau lebih banyak anak, seperti puskesmas, posyandu, satuan pendidikan (PAUD dan TK), tempat ibadah, hingga pos pelayanan mudik.

“Kami mengajak para orang tua untuk segera memeriksa status imunisasi anak dan melengkapinya jika belum lengkap. Imunisasi merupakan perlindungan paling efektif untuk mencegah anak tertular campak,” kata dr. Andi.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement