Jika dilihat berdasarkan kelompok umur, bayi baru lahir (usia 2 hari) merupakan peserta CGK paling banyak. Sebanyak 2,3 juta dari 4,4 juta bayi (52 persen) mengikuti CKG pada 2025.
Kemudian 19,7 juta dari 48 juta (41 persen) anak usia sekolah dan remaja (7-17 tahun) dan 2,7 juta dari 27 juta (10 persen) balita dan usia prasekolah (1-6 tahun). Diikuti 31 juta dari 170 juta (18 persen) orang dewasa usia 18-59 tahun serta 6 juta dari 34 juta (18 persen) lansia usia 60 tahun ke atas.
Selain melaksanakan CKG untuk umum, pemerintah juga menyelenggarakan CKG di sekolah, madrasah, dan pesantren. Tercatat ada 25 juta peserta CKG di 202.284 sekolah. Endang menegaskan program CKG akan terus berlanjut baik untuk umum maupun anak-anak sekolah.
“Ini akan terus ya. Di awal tahun ini pun sebetulnya di daerah-daerah sudah berjalan, CKG berjalan terus, tidak berhenti. Juga di sekolah juga berjalan terus,” ujarnya.
(DESI ANGRIANI)