sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Arab Saudi Mulai Bahas Haji 2027, Menhaj Pastikan Evaluasi dan Persiapan Dini

News editor Binti Mufarida
31/05/2026 17:08 WIB
Informasi awal dari pemerintah Arab Saudi ini akan menjadi dasar bagi Kemenhaj untuk menyiapkan penyelenggaraan haji tahun depan sejak dini.
Arab Saudi Mulai Bahas Haji 2027, Menhaj Pastikan Evaluasi dan Persiapan Dini
Arab Saudi Mulai Bahas Haji 2027, Menhaj Pastikan Evaluasi dan Persiapan Dini

IDXChannel - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochammad Irfan Yusuf mengungkapkan pemerintah Arab Saudi sudah mulai membahas penyelenggaraan Haji 2027. Bahkan, informasi awal dan timeline penyelenggaraan haji 2027 telah diterima Kemenhaj.

Pria yang kerap disapa Gus Irfan mengatakan, informasi awal dari pemerintah Arab Saudi ini akan menjadi dasar bagi Kemenhaj untuk menyiapkan penyelenggaraan haji tahun depan sejak dini.

“Evaluasi dan persiapan harus dilakukan sejak dini. Pengalaman tahun ini menunjukkan bahwa persiapan lebih awal memberikan dampak besar terhadap keteraturan, kualitas layanan, dan kesiapan seluruh unsur penyelenggara," kata Gus Irfan, Minggu (31/5/2026).

Dia menambahkan, Kemenhaj bersama DPR RI berkomitmen memperkuat sinergi dalam mempersiapkan operasional haji 2027 secara lebih matang. 

Menurutnya, pengalaman persiapan lebih awal pada penyelenggaraan haji 2026 memberikan dampak besar terhadap keteraturan operasional, kualitas layanan, dan kesiapan seluruh unsur penyelenggara.

"Kita ingin penyelenggaraan haji 2027 menjadi lebih baik, lebih tertata, ramah lansia, serta semakin menghadirkan layanan yang aman dan membahagiakan jamaah," kata Gus Irfan.

Sementara itu, Gus Irfan mengungkapkan jamaah haji Indonesia dijadwalkan pulang ke Tanah Air dimulai pada 1 Juni 2026. Pemulangan jamaah haji Indonesia ini akan berlangsung secara bertahap hingga 30 Juni nanti.

"Mulai 1 Juni, proses kepulangan jamaah ke Tanah Air akan berlangsung secara bertahap hingga 30 Juni," katanya.

Gus Irfan menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh tahapan puncak haji tahun ini. Menurutnya, keberhasilan fase Mina merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur penyelenggara, petugas, dan jamaah haji Indonesia.

"Alhamdulillah, fase Mina telah berakhir dengan baik. Hari ini pukul 15.00 waktu Arab Saudi, seluruh jamaah haji Indonesia telah meninggalkan Mina dan kembali ke hotel masing-masing di Makkah. Mina clear dari jamaah haji Indonesia," ujarnya.

Dia menjelaskan, sebelumnya jamaah yang mengambil pilihan Nafar Awal telah kembali ke hotel pada 12 Zulhijjah. Sementara jamaah Nafar Tsani kembali ke hotel pada 13 Zulhijjah setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Mina.

Meski fase Mina telah selesai, Gus Irfan menegaskan bahwa layanan kepada jamaah haji tetap berlanjut. Sebagian jamaah telah melaksanakan tawaf ifadah pada 10 hingga 13 Zulhijjah, sementara sebagian lainnya masih akan menyelesaikan tawaf ifadah dan rangkaian ibadah lainnya sebelum kembali ke Tanah Air.

Dia menginstruksikan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi agar terus mengawal dan mendampingi jamaah yang belum melaksanakan tawaf ifadah.

Pendampingan ini penting untuk mengantisipasi kepadatan di area tawaf, sekaligus memastikan jamaah lanjut usia dan jamaah berisiko tinggi tetap mendapatkan perhatian prioritas.

Secara khusus, Gus Irfan menyampaikan apresiasi kepada seluruh jamaah haji Indonesia yang telah kooperatif dan tertib mengikuti arahan petugas selama fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PPIH Arab Saudi atas dedikasi dan kerja keras dalam melayani jamaah.

"Saya sampaikan apresiasi kepada jamaah haji Indonesia atas ketertibannya dalam menjalani rangkaian ibadah haji. Terima kasih juga kepada seluruh petugas yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Semoga jamaah haji Indonesia menjadi haji yang mabrur," kata dia.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement