IRGC selanjutnya mengatakan bahwa serangan rudal balistik terhadap kapal perusak DDG-119 dan DDG-53 milik Angkatan Laut AS menyebabkan kerusakan signifikan pada kapal-kapal tersebut.
IRGC juga mengancam akan menargetkan kapal tanker minyak di Kuwait dan Bahrain.
“Kami memperingatkan semua awak kapal tanker minyak di pelabuhan Kuwait dan Bahrain untuk segera meninggalkan kapal mereka, baik yang sedang berlabuh maupun di pelabuhan, karena mereka akan menjadi sasaran,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Ali Abdollahi telah memperingatkan bahwa Teheran akan menyerang instalasi militer AS di seantero kawasan jika tanker Iran menjadi sasaran.
Namun, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan Washington akan terus menyerang kapal-kapal Iran.
“Iran terus mencoba menyerang kapal-kapal angkatan laut AS, dan setiap kali mereka melakukan itu atau mencoba melakukan itu, mereka akan kehilangan tanker,” kata Rubio kepada wartawan saat kunjungan ke Kolombia. (Wahyu Dwi Anggoro)