IDXChannel - Qatar memperingatkan dunia dapat mengalami bencana industri jika krisis di Selat Hormuz tak kunjung usai.
Menurut Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Al-Ansari, pembukaan kembali jalur maritim vital itu harus menjadi prioritas utama.
Dilansir dari Al Jazeera pada Selasa (8/9/2026), Qatar dan Pakistan selama ini menjadi mediator dalam perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Konflik tersebut melumpuhkan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz.
“Kami memiliki dua prioritas utama: Pertama, memastikan selat tersebut terbuka dan tekanan ekonomi pada kita semua secara kolektif dihilangkan. Kedua, memastikan tidak ada eskalasi militer di kawasan tersebut," katanya dalam sebuah wawancara.
Pejabat Qatar itu mengakui banyak hambatan untuk mencapai kesepakatan damai, termasuk isu politik dan teknis.