IDXChannel - Otoritas cuaca Amerika Serikat (AS) mengumumkan bahwa fenomena cuaca El Nino telah muncul di Samudera Pasifik.
Dilansir dari AFP pada Jumat (12/6/2026), Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional AS (NOAA) memperkirakan El Nino akan semakin menguat hingga akhir tahun.
El Nino adalah fenomena iklim yang ditandai menghangatnya suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian khatulistiwa tengah dan timur. Hal ini menyebabkan perubahan cuaca di seluruh dunia.
Para ilmuwan khawatir hal ini akan memperburuk pemanasan global, serta meningkatkan frekuensi dan skala cuaca ekstrem.
"Ada kemungkinan 63 persen terjadinya El Nino yang sangat kuat selama November-Januari yang akan termasuk di antara peristiwa El Nino terbesar dalam catatan sejarah sejak 1950," kata NOAA.