IDXChannel - Istana Kepresidenan Jakarta mulai melakukan berbagai persiapan menjelang kunjungan kenegaraan Presiden Republik Belarus, Aleksandr Lukashenko, yang dijadwalkan diterima Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka pada Kamis, 2 Juli 2026.
Dari pantauan iNews Media Group, pada Selasa (30/6/2026), suasana penyambutan tamu negara mulai terlihat di sejumlah sudut Kompleks Istana Kepresidenan. Bendera Merah Putih tampak dipasang berdampingan dengan bendera nasional Republik Belarus sebagai simbol persahabatan dan hubungan diplomatik antara kedua negara.
Selain itu, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) juga terlihat melakukan serangkaian persiapan untuk memastikan seluruh rangkaian kunjungan berlangsung aman dan lancar.
Bendera nasional Belarus memiliki desain khas berbentuk persegi panjang dengan dua garis horizontal, yakni warna merah di bagian atas dan hijau di bagian bawah. Garis merah menempati dua pertiga lebar bendera, sedangkan garis hijau mengisi sepertiga sisanya.
Pada bagian tiang bendera terdapat pola hias tradisional khas Belarus berwarna merah dan putih yang ditempatkan secara vertikal dengan proporsi sepersembilan panjang bendera.
Selain itu, tampak layar besar LED berisi foto Prabowo bersanding dengan Lukashenko pun terlihat di sudut-sudut jalanan Jakarta. Hal ini seperti dibagikan akun media sosial X @txtdariHI. Dalam LED tersebut bertuliskan "Selamat datang di Indonesia."
Sementara menindaklanjuti kunjungan kenegaraan ini, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono bertemu dengan Menteri Luar Negeri Republik Belarus, Maxim Ryzhenko, di Kantor Kemenlu, Jakarta.
Dalam pertemuan itu, kedua menteri membahas persiapan penyelengaraan kunjungan kenegaraan, termasuk beberapa kerja sama yang akan menjadi deliverables kunjungan.
"Kedua pihak menyampaikan apresiasi atas koordinasi erat antara kementerian dan lembaga kedua negara dalam mempersiapkan kunjungan tersebut," tulis keterangan resmi Kemlu.
Kedua Menteri juga membahas upaya penguatan hubungan bilateral Indonesia-Belarus di berbagai bidang, antara lain ekonomi, pertanian, ketahanan pangan, kebudayaan, serta ilmu pengetahuan dan teknologi.
"Indonesia menyambut baik rencana peluncuran Road Map for Bilateral Cooperation 2026-2030 pada kunjungan ini yang diharapkan dapat menjadi kerangka kerja untuk mendorong kerja sama yang konkret dan saling menguntungkan di antara kedua negara," tulis pernyataan tertulis tersebut.
Selain itu, keduanya turut bertukar pandangan mengenai isu-isu yang menjadi perhatian bersama pada tingkat regional dan global.
Kedua Menteri menyampaikan keyakinan bahwa Kunjungan Kenegaraan Presiden Aleksandr Lukashenko ke Indonesia akan semakin mempererat hubungan Indonesia-Belarus dan menghasilkan berbagai kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.
"Belarus adalah mitra penting bagi Indonesia di kawasan Eurasia dan salah satu anggota kunci dari Uni Ekonomi Eurasia (Eurasian Economic Union/EAEU). Indonesia dan EAEU telah menandatangani persetujuan perdagangan bebas (Indonesia – EAEU Free Trade Agreement) pada bulan Desember 2025," tutup keterangan Kemlu.
(kunthi fahmar sandy)
Advertisement
Begini Persiapan Istana Jelang Kunjungan Presiden Belarus Lukashenko
Istana mulai melakukan berbagai persiapan menjelang kunjungan kenegaraan Presiden Republik Belarus, Aleksandr Lukashenko
Begini Persiapan Istana Jelang Kunjungan Presiden Belarus Lukashenko (FOTO:Dok Ist)
Follow Saluran Whatsapp IDX Channel untuk Update Berita Ekonomi
Follow
Advertisement
Advertisement