sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Update Gempa NTT: 53 Jiwa Meninggal, 135 Terluka, 154 Rumah Rusak

News editor Ari Sandita
16/08/2026 20:00 WIB
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 53 orang meninggal, 135 orang terluka, dan 154 rumah rusak berdasarkan data pada Minggu (16/8/2026).
Update Gempa NTT: 53 Jiwa Meninggal, 135 Terluka, 154 Rumah Rusak. Foto: iNews Media Group.
Update Gempa NTT: 53 Jiwa Meninggal, 135 Terluka, 154 Rumah Rusak. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 53 orang meninggal, 135 orang terluka, dan 154 rumah rusak berdasarkan data pada Minggu (16/8/2026) atau hari kedua penanganan gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Untuk pemutakhiran korban per-sore hari ini, total kami mencatat 53 jiwa meninggal dunia dengan rincian Kabupaten Manggarai Barat 1 jiwa, Manggarai Timur 20 jiwa, Kabupaten Manggarai 25 jiwa, Nagekeo 1 jiwa, Sikka 4 jiwa, dan Ende 2 jiwa," ujar Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Abdul Muhari, dalam konferensi pers, Minggu (16/8/2026).

Selain korban jiwa, 135 orang mengalami luka, yang mana para korban tersebut tengah dirawat di fasilitas-fasilitas kesehatan terdekat. Rinciannya, 12 orang terluka di Sikka, 17 orang luka berat di Manggarai, dan 20 orang luka ringan, lalu di Manggarai Timur 21 orang luka berat dan 59 orang luka ringan, serta 6 orang luka berat di Manggarai Barat.

"Hingga hari ini, hari kedua, data dari daerah yang masuk ke BNPB untuk rumah rusak berat berjumlah 154 unit, rumah rusak sedang 49 unit, dan rumah rusak ringan 38 unit. Tentu saja data ini masih berkembang, akan dinamis," tuturnya.

Dia menerangkan, berdasarkan hasil rapat koordinasi, saat ini fase tanggap darurat sudah mulai dilakukan di Manggarai selama 90 hari, lalu Manggarai Timur dalam proses penetapan SK tanggap darurat selama 14 hari, dan Provinsi SCC juga dalam fase penetapan status tanggap darurat.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement