Fokus utama pada fase tanggap darurat ini pencarian dan pertolongan korban hingga pemenuhan logistik dasar bagi masyarakat terdampak, tapi juga diharapkan tim di lapangan bisa melakukan pendataan dan identifikasi kerugian materiil, terutama berkaitan rumah rusak.
"Kenapa ini sangat diperlukan, supaya nanti kita bisa lebih mengefektifkan fase-fase akhir nanti di tanggap darurat menuju kecepatan transisi dan pemulihan menuju rekonstruksi. Supaya proses recovery nantinya bisa kita lakukan dan kita akselerasi," ujarnya.
Dia menambahkan, saat ini Menko PMK bersama Kepala BNPB telah berada di Kabupaten Manggarai, lalu Mendagri dan Kepala Basarnas di Manggarai Timur, Menteri PU di Ende, dan Wamensos berada di Ngada dan Nagekeo, serta Wamenkes di Maumere guna melihat langsung kondisi penanganan darurat di lapangan, termasuk kendala yang dihadapi.
"Ini sesuai arahan Bapak Presiden agar pemerintah bisa segera mengidentifikasi situasi dan kondisi di lapangan. Melakukan pengecekan langsung, apa-apa saja yang dibutuhkan masyarakat sehingga dukungan-dukungan yang akan digeser dari sisi logistik permakaman dan nonpermakanan, akan terus dikerahkan," ujarnya.
(NIA DEVIYANA)