“Sertifikat Batikmark memastikan bahwa seragam batik yang dikenakan jemaah haji merupakan batik asli produksi IKM Indonesia,” jelasnya.
Untuk memperluas pasar, Kemenperin juga mendorong partisipasi IKM dalam berbagai ajang promosi seperti Expo UMKM Haji dan Umrah yang digelar di Medan pada April 2026.
Menperin menambahkan, ke depan pemerintah akan terus memperkuat pembinaan IKM secara terintegrasi, mulai dari peningkatan kapasitas produksi, sertifikasi, hingga akses pasar.
“Kami optimistis, melalui sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan stakeholder terkait, keterlibatan IKM dalam rantai pasok haji dan umrah akan terus meningkat dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional,” tegasnya.
Kemenperin juga berkomitmen untuk mendorong IKM agar semakin kompetitif di pasar domestik maupun global melalui penguatan kemitraan dan optimalisasi peluang pasar.
(Nasywa Salsabila)