"Sekarang untuk operasi modifikasi cuaca ini cukup sulit karena potensi awan konvektif itu sangat rendah di puncak-puncak musim kemarau ini," kata Faisal.
Melihat kondisi tersebut, kata dia, operasi ini tentunya bersifat situasional. Kendati demikian, Faisal memastikan pesawat di setiap Provinsi tetap masih digunakan untuk melakukan patroli.
"Tapi kemudian apabila ada potensi awan itu segera berubah menjadi modifikasi cuaca. Saya kira itu ya," katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)