Selain itu, musim kemarau juga telah terjadi di sebagian wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, sebagian besar Jawa Tengah, sebagian besar Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian besar NTB, sebagian besar NTT, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian kecil Sulawesi Selatan, sebagian Maluku, hingga sebagian kecil Papua Selatan.
Seiring meluasnya musim kemarau, BMKG mengimbau masyarakat di daerah yang mulai mengalami kekeringan untuk lebih bijak dalam menggunakan air dan menjaga ketersediaan sumber daya air.
Sebaliknya, bagi masyarakat di wilayah yang masih sering diguyur hujan, BMKG mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan saluran drainase dan selokan guna mengurangi risiko genangan.
"Bagi wilayah kering, yuk tetap hemat air. Untuk wilayah yang sering hujan, pastikan selokan bersih agar aliran air lancar," imbau BMKG.
BMKG juga meminta masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan iklim melalui kanal resmi lembaga tersebut sebagai langkah antisipasi terhadap potensi dampak musim kemarau maupun cuaca ekstrem di masing-masing daerah.
(Shifa Nurhaliza Putri)