sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BMKG Pastikan Tak Ada Dampak Negatif OMC Dry Ice bagi Masyarakat

News editor Felldy Utama
24/10/2026 14:33 WIB
BMKG menyebutkan seluruh prosedur operasi dilakukan dengan perhitungan yang sangat cermat agar tidak menimbulkan efek negatif bagi masyarakat di daratan. 
BMKG Pastikan Tak Ada Dampak Negatif OMC Dry Ice bagi Masyarakat. (Foto: Istimewa)
BMKG Pastikan Tak Ada Dampak Negatif OMC Dry Ice bagi Masyarakat. (Foto: Istimewa)

IDXChannel—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tengah mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan memanfaatkan dry ice (es kering) untuk menanggulangi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Operasi ini difokuskan utamanya untuk mengurai kepekatan kabut asap.

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, menegaskan bahwa seluruh prosedur operasi dilakukan dengan perhitungan yang sangat cermat agar tidak menimbulkan efek negatif bagi masyarakat di daratan. 

Salah satu strateginya adalah menggunakan dry ice berukuran pelet kecil yang disemai di lapisan atmosfer tertentu.

"Tentu kita melakukan operasi ini dengan sebaik-baiknya. Karena operasi modifikasi cuaca dengan dry ice itu tujuannya kan untuk kebaikan, maka kita tidak ingin menimbulkan dampak yang tidak baik. Oleh karenanya, misalnya kita menyemai dry ice itu dalam ukuran yang kecil-kecil, ukuran pelet gitu, ya," kata Handoko, dikutip Sabtu (24/10/2026).

Ia menjelaskan, pelet es kering tersebut disemai di atas lapisan inversi pada ketinggian sekitar 5.000 hingga 7.000 kaki. Penentuan ketinggian ini bertujuan agar dry ice mengalami proses sublimasi sempurna di atmosfer sebelum menyentuh tanah.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement