IDXChannel - Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva mengatakan bahwa sengketa Greenland dapat menjadi hambatan bagi pertumbuhan ekonomi dunia.
Meski demikian, masih terlalu dini untuk mengukur dampak ekonomi dari ketegangan tersebut.
“Kami telah menjalankan berbagai simulasi tentang apa yang mungkin terjadi, dan apa yang kami lihat dalam simulasi ini adalah bahwa jika kita menyimpang dari menjaga perdagangan kurang lebih pada jalur yang benar, itu dapat menekan pertumbuhan,” kata Georgieva dalam sebuah wawancara, dilansir dari Bloomberg pada Selasa (20/1/2026).
“Cara terbaik ke depan: Temukan jalan menuju kesepakatan, dan itu adalah hal yang baik untuk semua pihak," katanya.
Georgieva menyampaikan komentar tersebut di tengah ancaman dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengenakan tarif impor tambahan sebesar 10 persen terhadap delapan negara Eropa. Washington mendesak Eropa untuk menyetujui pembelian Greenland oleh Negeri Paman Sam tersebut.
Uni Eropa sedang dalam pembicaraan untuk memberlakukan tindakan balasan lainnya jika Trump menindaklanjuti ancaman tersebut.
Pada Senin, IMF meningkatkan prospek pertumbuhan global tahun ini menjadi 3,3 persen, sembari memperingatkan bahwa kekhawatiran tentang gelembung kecerdasan buatan (AI) serta ketegangan perdagangan dan geopolitik tetap menjadi risiko. (Wahyu Dwi Anggoro)