sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BPOM Telusuri Dugaan Manipulasi Kandungan Stevia, Ini Risiko Sanksinya

News editor Zakky Mubarok Santosa
03/11/2026 14:30 WIB
Produk yang dipasarkan sebagai alternatif pengganti gula, dengan klaim nol kalori itu diduga mengandung pemanis buatan berupa sukralosa dan neotam.
BPOM Telusuri Dugaan Manipulasi Kandungan Stevia, Ini Risiko Sanksinya. Foto: iNews Media Group.
BPOM Telusuri Dugaan Manipulasi Kandungan Stevia, Ini Risiko Sanksinya. Foto: iNews Media Group.

Sedangkan kategori pemanis buatan, BPOM mencatat ada 6 jenis yang diizinkan, yaitu asesulfam-k, aspartam, siklamat, sakarin, sukralosa, dan neotam, yang seluruhnya juga tidak memiliki nilai kalori. Setiap penggunaan BTP Pemanis, baik sebagai produk mandiri maupun tambahan dalam pangan olahan, wajib mematuhi aturan mengenai jenis, kategori pangan, batas maksimum, serta pelabelan.

Sebelumnya, polemik ini mencuat setelah dokter sekaligus kreator konten Dokter Detektif (Doktif) mengungkap hasil pengujian laboratorium mandiri melalui media sosial pada Rabu (28/10/2026). Dalam unggahannya, dia mempertanyakan kesesuaian kandungan produk pemanis stevia dengan informasi yang disampaikan kepada konsumen.

Doktif menunjukkan dokumen hasil pengujian laboratorium yang mencatat kandungan energi sebesar 188,84 kilokalori per 100 gram sampel. Selain itu, terdapat kandungan karbohidrat mencapai 47,21 persen.

Temuan tersebut menjadi perhatian karena produk itu sebelumnya dipasarkan dengan klaim nol kalori atau zero calorie. Klaim tersebut juga menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat yang ingin mengurangi konsumsi gula maupun sedang menjalani program diet.

Tak hanya kandungan energi dan karbohidrat, Doktif juga menyoroti temuan dua jenis pemanis buatan dalam hasil pengujian tersebut, yakni sukralosa dan neotam.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement