IDXChannel—Produsen pendingin ruangan (air conditioner/AC) di China meningkatkan produksi untuk memenuhi lonjakan permintaan dari negara-negara Eropa yang kini tengah dilanda gelombang panas.
Belakangan ini, media sosial diramaikan dengan keluhan masyarakat kawasan Eropa yang terdampak cuaca panas. Beberapa negara bahkan mencatatkan rekor suhu panas tertinggi sepanjang sejarah.
Polandia mencatatkan suhu tertinggi mencapai 40 derajat Celsius pada Minggu (28/6/2026) kemarin. Sementara suhu udara di wilayah utara Italia telah melampui 40 derajat Celsius, demikian juga dengan Jerman.
Terdapat 1.000 lebih kasus kematian di Eropa yang dikaitkan dengan gelombang panas. Meskipun cuaca terik, banyak negara Eropa tidak memanfaatkan pendingin ruangan dalam bangunan ataupun rumah.
Jumlah kepemilikan AC di Eropa hanya 20 persen. Hal ini berbeda jauh dengan negara-negara Asia dan Amerika Serikat yang telah terbiasa dengan pendingin ruangan di dalam rumah, gedung, rumah sakit, dan kendaraan transportasi umum.