Iran menegaskan bahwa penutupan Selat Hormuz hanya untuk kapal-kapal musuh sebagai respons terhadap kampanye pengeboman AS-Israel yang diluncurkan pada 28 Februari.
Sejak itu, Teheran menuntut pengakuan atas kedaulatannya atas jalur perairan tersebut dan hak untuk mengenakan bea masuk.
(Nur Ichsan Yuniarto)