sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

AS Rencanakan Tarif Tambahan untuk 60 Negara, Indonesia Masuk Daftar

Economics editor Wahyu Dwi Anggoro
03/06/2026 14:08 WIB
Amerika Serikat (AS) mempertimbangkan tarif tambahan yang menargetkan Indonesia dan 59 negara lainnya.
AS Rencanakan Tarif Tambahan untuk 60 Negara, Indonesia Masuk Daftar. (Foto: White House)
AS Rencanakan Tarif Tambahan untuk 60 Negara, Indonesia Masuk Daftar. (Foto: White House)

IDXChannel - Amerika Serikat (AS) mempertimbangkan tarif tambahan yang menargetkan Indonesia dan 59 negara lainnya.

Dilansir dari Euronews pada Rabu (3/6/2026), Perwakilan Dagang AS (USTR) menuduh negara-negara tersebuy gagal mengatasi praktik kerja paksa.

Dalam pernyataannya, USTR mengusulkan bea masuk tambahan mulai dari 10 persen hingga 12,5 persen. Pihak berwenang akan menampung masukan dari publik sebelum keputusan akhir dibuat.

Proposal ini menyusul investigasi terhadap mitra dagang termasuk China, Uni Eropa, dan Jepang, yang meneliti apakah mereka telah mengambil tindakan yang cukup untuk mencegah impor barang yang dibuat dengan kerja paksa dan apakah praktik tersebut memengaruhi perdagangan AS.

USTR mengatakan 54 negara gagal menerapkan larangan kerja paksa, termasuk China, Vietnam, Taiwan, dan Inggris.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement