IDXChannel - Pemerintah Indonesia dan Azerbaijan sepakat untuk segera mempercepat penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) terkait kerja sama industri. Kesepakatan ini dicapai sebagai langkah strategis untuk memperluas jangkauan ekspor manufaktur, menarik investasi, serta memperkuat kemitraan ekonomi kedua negara di kawasan Eurasia.
Kesepakatan tersebut lahir dalam pertemuan bilateral antara Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, Jose Antonio Morato Tavares, dengan Penasihat Menteri Ekonomi Azerbaijan, Mammad Abbasbeyli pada baru-baru ini.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan posisi Azerbaijan yang strategis sebagai penghubung perdagangan antara Asia dan Eropa merupakan peluang besar bagi industri nasional.
“Ini menjadi momentum penting bagi kami untuk memperkuat kemitraan dengan negara-negara strategis, termasuk dengan Azerbaijan. Kami harap pembahasan MoU ini mampu membuka peluang investasi, memacu alih teknologi, dan menciptakan kerja sama yang saling bermanfaat bagi kedua negara,” ujar Agus dalam keterangan resminya, yang dikutip Minggu (19/7/2026).
Saat ini, Kementerian Perindustrian telah mengirimkan rancangan MoU tersebut kepada pihak Azerbaijan melalui jalur diplomatik. Pemerintah Indonesia berharap Azerbaijan dapat segera memberikan tanggapan agar proses finalisasi dokumen kerja sama dapat diselesaikan dalam waktu dekat.