Masyarakat dapat mengirimkan komentar tertulis hingga 6 Juli, setelah itu USTR akan mengadakan sidang.
Langkah ini dilakukan setelah Mahkamah Agung AS membatalkan sebagian tarif Presiden Donald Trump pada Februari, yang mendorong para pejabat untuk mengeluarkan tarif baru dengan dasar
Secara terpisah, USTR juga telah meluncurkan penyelidikan terhadap kelebihan kapasitas industri di antara mitra dagang. (Wahyu Dwi Anggoro)