sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Evaluasi Besar-besaran, Prabowo Ingin Pangkas BUMN dari 1.000 Menjadi 300

News editor Binti Mufarida
28/06/2026 12:32 WIB
Dia menilai pengurangan jumlah BUMN diperlukan untuk menekan biaya overhead yang selama ini membebani keuangan negara.
Evaluasi Besar-besaran, Prabowo Ingin Pangkas BUMN dari 1.000 Menjadi 300. (Foto: Sekretariat Presiden)
Evaluasi Besar-besaran, Prabowo Ingin Pangkas BUMN dari 1.000 Menjadi 300. (Foto: Sekretariat Presiden)

Menurut Prabowo, selama ini tidak sedikit BUMN yang tidak menghasilkan keuntungan dan tetap membebani negara dengan biaya operasional serta pembayaran gaji para direksi serta komisaris.

“Masalahnya kemarin ini BUMN-BUMN ini, ya kita sudah tahulah, ya, sudah lama jadi orang Indonesia saudara sudah mengerti. Ini sedang kita bersihkan, sedang kita tertibkan,” ujarnya.

Prabowo kemudian menanyakan kepada Kepala BP BUMN Dony Oskaria mengenai target efisiensi jumlah perusahaan pelat merah. Ia menyebut jumlah BUMN yang saat ini mencapai lebih dari 1.000 perusahaan dapat dipangkas hingga tersisa sekitar 250 perusahaan.

“Dari 1.000 lebih BUMN sekarang kita sudah tutup lebih dari 200. Nantinya kita akan bikin tinggal 300-lah. Gimana, Pak Dony? Ujungnya, kita bisa berapa BUMN? Ujungnya nanti 250?” tanya Prabowo disambut anggukan oleh Dony.

Dia menilai pengurangan jumlah BUMN diperlukan untuk menekan biaya overhead yang selama ini membebani keuangan negara.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement