Sementara itu, COO Foton Indonesia, Edi Napis, menyebut bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam adopsi kendaraan listrik di sektor komersial.
Menurutnya, langkah pemerintah dalam mendorong elektrifikasi otomotif menjadi momentum penting bagi pelaku industri untuk menghadirkan solusi transportasi yang lebih hemat energi sekaligus ramah lingkungan.
“Foton hadir bukan hanya membawa produk, tapi menjadi mitra transformasi bisnis melalui solusi mobilitas terintegrasi,” jelasnya.
Dalam pameran ini, Foton juga memperkenalkan konsep ekosistem “Easy Move”, yakni sistem mobilitas end-to-end yang mengintegrasikan kendaraan, manusia, dan logistik dalam satu platform.
Konsep ini tidak hanya menghadirkan kendaraan listrik, tetapi juga mencakup solusi pengisian daya hingga layanan purna jual untuk memastikan operasional bisnis tetap optimal dan minim gangguan.