IDXChannel—BPJS Kesehatan berencana menghadirkan kapal rumah sakit untuk menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Program ini adalah bagian dari strategi percepatan perluasan akses layanan JKN.
Untuk mewujudkannya, BPJS Kesehatan akan bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan TNI AL.
“Kami sudah bertemu dengan Menteri Pertahanan, dan ke depan akan bertemu dengan Panglima TNI serta Kepala Staf Angkatan Laut,” ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito, Selasa (7/4/2026).
Pujo menjelaskan bahwa kerja sama ini dinilai penting mengingat akses menuju wilayah 3T umumnya mengandalkan dan bergantung pada moda transportasi laut.
Dia juga menjelaskan saat ini BPJS Kesehatan telah memanfaatkan tiga kapal rumah sakit untuk pelayanan kesehatan, yakni KRI dr. Soeharso, Kesatria Airlangga, dan dr. Lie Dharmawan.
Ke depan, jumlah ini akan ditambah dengan kapal-kapal milik TNI AL untuk memperluas jangkauan layanan. Pujo menjelaskan, program ini ditujukan untuk menjawab keterbatasan fasilitas kesehatan di sejumlah wilayah terpencil.
“Masih banyak daerah tertinggal yang belum memiliki fasilitas pelayanan kesehatan yang memadai,” katanya.
Melalui kapal rumah sakit, layanan kesehatan diharapkan bisa langsung menjangkau masyarakat di daerah yang selama ini sulit diakses. Untuk realisasinya, BPJS Kesehatan menargetkan program ini dapat mulai diwujudkan dalam tiga bulan ke depan.
“Ini akan kita rencanakan dalam tiga bulan ke depan,” pungkas Pujo.
(Nadya Kurnia)