sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Gencatan Senjata Berlaku di Seluruh Timur Tengah, Dubes Iran: Israel Selalu Melanggar

News editor Achmad Al Fiqri
12/04/2026 06:53 WIB
Dubes Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi menegaskan, syarat gencatan sejatan haruslah diberlakukan di seluruh kawasan Timur Tengah.
Gencatan Senjata Berlaku di Seluruh Timur Tengah, Dubes Iran: Israel Selalu Melanggar. (Foto: iNews Media Group)
Gencatan Senjata Berlaku di Seluruh Timur Tengah, Dubes Iran: Israel Selalu Melanggar. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi menegaskan, syarat gencatan sejatan haruslah diberlakukan di seluruh kawasan Timur Tengah. Jika tidak diterima, ia menegaskan, maka tak ada perdamaian sama sekali.

Boroujerdi mengatakan, pihaknya telah mengusulkan gencatan senjata dengan niat baik, meskipun tanpa ada kepercayaan. Bahkan, kata dia, gencatan senjata diberlakukan di seluruh kawasan Timur Tengah.

“Kemudian mengusulkan bahwa gencatan senjata tidak hanya terjadi di Iran, namun gencatan senjata melingkupi atau mencakup di kawasan. Dan itu usulan yang kita sampaikan,” tutur Boroujerdi saat ditemui di Kampus Paramadina, Jakarta Timur, Sabtu (11/4/2026). 

Hal itu dilandasi agar perang tak berhenti hanya di Iran, tetapi di seluruh kawasan Timur Tengah. Namun, kata dia, kesepakatan gencatan senjata itu kerap dilanggar oleh Israel.

“Tentunya kita juga menyaksikan bahwa Zionis selalu melanggar aturan-aturan atau kesepakatan gencatan senjata yang telah disepakati. Dan itu tidak sekali dua kali kita lihat,” kata Boroujerdi.

“Kita menyaksikan berkali-kali. Dengan Palestina misalnya, dengan Gaza, dengan Lebanon, dengan Yaman, dan bahkan dengan negara-negara tetangganya. Berkali-kali menyepakati gencatan senjata namun mereka, rezim Zionis Israel ini, kemudian melanggarnya," imbuhnya.

Boroujerdi menegaskan, gencatan senjata di seluruh kawasan itu menjadi syarat utama perdamaian wilayah.

“Jika tidak diterima, maka tidak ada perdamaian sama sekali,” kata dia.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement