Budi menargetkan minimal 50 persen penderita penyakit kronis ini mau menjalani pengobatan rutin, dengan setengah di antaranya berhasil mencapai kondisi stabil.
Target ini berkaca pada keberhasilan negara maju seperti Korea Selatan yang sukses menekan angka kematian akibat penyakit jantung melalui strategi Triple 80.
"Korea berhasil karena menerapkan pendekatan Triple 80. Yakni 80 persen warga diskrining, 80 persen penderita diobati, dan 80 persen dari yang diobati itu berhasil sembuh atau kondisinya terkendali. Arah sistem kesehatan itulah yang sedang kita bangun di Indonesia," jelas dia.
Di sisi lain, Budi juga mengungkapkan rasa optimistis terkait peningkatan partisipasi masyarakat dalam melakukan CKG.
Pemerintah menargetkan sebanyak 130 juta masyarakat Indonesia dapat terlayani program CKG ini hingga akhir tahun 2026, khususnya dengan memanfaatkan momentum tahun ajaran baru yang tengah berlangsung saat ini.