IDXChannel - Kelompok pemberontak Houthi mengancam akan menyerang fasilitas minyak di Arab Saudi jika Riyadh terlibat dalam serangan terhadapnya di Yaman.
"Semua fasilitas minyak Saudi dan instalasi vital akan menjadi target rudal dan drone kami jika Riyadh terlibat," kata Pemimpin Houthi Abdul Malik al-Houthi dalam pidato yang disiarkan stasiun televisi Al-Masirah milik kelompok tersebut, dilansir dari Anadolu Agency pada Jumat (17/7/2026).
Houthi menembakkan rudal ke wilayah Arab Saudi pada Senin. Aksi itu merupakan balasan atas serangan terhadap kelompok itu oleh pasukan pemerintah Yaman di Bandara Sanaa.
Houthi menuduh Arab Saudi berada di balik serangan terhadap Bandara Sanaa. Riyadh menolak berkomentar tentang tuduhan tersebut.
"Bandara untuk bandara, pelabuhan untuk pelabuhan, dan blokade untuk blokade,” al-Houthi memperingatkan.